Menu
Blog'e Cakjun

Sarat Wajib Puasa, Begini Kronologisnya


Meningkatkan iman dan takwa serta mengisi bulan ramadhan banyak cara yang dilakukan masyarakat Desa kabur kanginaan agar memperoleh manfaat dhohir maupun batin.


Demikian pula dengan Supardi, subejo, Suparmen dan kawan kawannya. Mereka tatkala menunggu buka puasa selain Ngabuburit di pohon bambu persawaan. Mereka mengisinya dengan mengikuti pengajian yang di adakan masjid Al - ikhlaslah.

Pengajian ini dilakukan jam setengah lima sore sampai menjelang buka puasa. Diakhir acara pengajian. Biar para jamaah atau orang orang yang datang paham dengan apa yang disampaikan penceramah atau sebut saja Mbah kiai begitu masyarakat kabur kanginaan Menyebutnya. Jamaah diperbolehkan untuk  bertanya.

Momentum ini pun tidak di sia-siakan oleh Subejo dkk.

"Silahkan bapak ibu mas dan adik adik semua yang ingin bertanya ?". Begitu Mbah kiayi meminta agar para jamaah yang hadir segera bertanya kembali.

SUBEJO :

"Assalamualaikum mbah,,  Saya mau tanya. Saya berniat sholat tarawih sama istri, tapi pas di pertengahan sholat saya lupa tidak punya istri. Bagaimana mbah apakah saya harus sujud syahwi. Mbah.. Tanya subejo."

MBAH KIAYI :

"Waalaikum salam.. wr wb "

Jawab kiayi dengan santun dan tenang. Sambil sedikit merenung memikir jawaban yang sesuai dengan pertanyaan yang disampaikan Subejo. Dengan menarik nafas kemudian dihembuskan sembari memandang ke arah Subejo Mbah kiayi akhirnya menjawab.

" Salah satu syarat wajib sholat adalah sadar (waras), kalau sampean sawangannya enggak wajib Leee.. Saya doakan saja semoga sampean segera sehat".

Selamat menjalankan ibadah puasa ramadhan bagi yang menjalankanya, jangan lupa bernafas, karena percuma kalo tersenyum jika tidak bernafas hehe. 

No comments

Demi kenyamanan bersama berkomentarlah yang relavan. Terimakasih kunjungan Anda