Menu
Blog'e Cakjun

Mencari Tempat Makan Yang Sahdu ? Di Pantai Cemara Tuban Saja


Yaps,, Tuban itu banyak sekali tempat tempat makan yang berjejer di sepanjang jalan raya.  Mulai dari warung biasa sampai warung yang sangat luar biasa. Ada semua di bumi wali ini (Bumi Wali julukan kota Tuban).

Namun kok ya satu pun tidak menarik perhatian kami seolah tidak bikin nafsu makan jadi naik.

Seperti tempat tempat yang  saya lewati tadi tidak bikin saya tertarik untuk masuk kedalam.

Ya sudah apapun yang terjadi kita lanjut saja.

Perjalanan kami dari bandara Soekarno hatta Kecamatan Bancar, berawal dari salah satu desa yang ada dikecamatan Bancar kemudian menuju ke timur arah Tuban. Melewati jalur deandles pantura Semarang - Tuban - Surabaya.

Sesampainya di pertigaan pelabuhan semen Indonesia desa Socorejo. Yang seharusnya ambil arah belok kiri menuju jalur ke rumah.

 E.. Ladalah.. Tobel anak e jaran. Yang nyetir malah lanjut terus. Tidak belok kiri menuju kerumah peristirahatan sementara. Malah lurus terus.

Kok ngak belok kiri. Mau kemana sih kita ini ? Mau cari makan. Bilangnya. Aku diam pasrah, seribu bahasa.

Dari sini, tak terasa sudah memasuki wilayah hukum polsek kecamatan Jenu. Ku biarkan saja. Kali ini saya tidak bertanya pada rumput yang bergoyang.

10 menit yang lalu. Hingga sampai di terminal baru Sugiwaras. Saya kembali bertanya lagi dan seketika itu kami pun berhenti mendadak. Crittt..grodak. Membuat penumpang oleng. Nah di sinilah kami adu kanuragan.

Katanya lapar, mau cari makan kok ngak berhenti. Tadi banyak gitu tempat/ warung makan. Ngak enak, terlalu ramai. Balasnya. Gimana? Kalau kita menuju Tuban kota sekalian. Halah. Kejauhan. Padahal dari Bancar ke Terminal ini juga jauh perjalanannya Ferguso. Gimana kalau gitu kita masuk kepantai ini saja, sawangannya tempatnya kok masuk pak eko.

Kita kemudian masuk di pantai ini.


Kita masuk ke pantai ini. Lewat pintu masuk baratnya terminal baru. Dipintu masuk kemudian kami dihadang oleh para petugas keamanan penjaga pantai ini.

Kami masuk kesini hari itu di kenakan karcis sebesar Rp. 3000 untuk satu orang. Murah ya. Iya. Dipantai ini tidak menyediakan parkir kusus. Kamu bebas parkir dimana saja. Ditengah laut juga boleh hiks, hiks. Ya pokoknya diparkir yang aman dan usahakan tidak mengganggu aktivitas pengunjung lain.

Pantai ini di kenal dengan sebutan Pantai cemara. Sebab sepanjang pantai ini. Di tumbuhhi Pohon Cemara. Pohon cemara tumbuh subur sangat baik disini. Pohon cemara ini terjejer rapi di sepanjang pantai. Sebutan lain pantai ini adalah Pantai Cemara Sewu dan Pantai Kute (kulone terminal / Indonesianya baratnya terminal) 

Iya terjejer rapi cemaranya.  Karena,  konon  pohon cemara ini tidak serta merta mereka tumbuh sendiri. Pohon cemara ini di tanami oleh masyarakat dan dinas terkait.


Pohon cemara selain bisa untuk berteduh yang adem dan bisa mensuplai oksigen untuk kebutuhan manusia. Untuk sebagai rehabilitasi lahan dan konservasi tanah di pantai berpasir dan juga bisa menahan serangan pentil muser alis puting beliung angin laut yang kencang. Wuuss mak semebyar. 


Kami bersama Blog'e Cakjun sebelum berhenti di salah satu gubuk bambu yang ada di sini. Dan mencari tempat makan yang santai bohai. Kami cuci mata dan melakukan patroli siang dulu. Melihat situasi dan kondisi terkini.

Apakah ada identifikasi bahaya atau tidak. Banyak begenggek atau enggak.
Banyak hmmm atau tidak.

Siapa tahu dapat jodoh disini Hekhekhek. 

Saat itu situasi Pantai Cemara aman terkendali komandan. 86 lanjutkan. Siap pak presiden. Upss.

Pantai cemara yang berlokasi didesa Sugihwaras kecamatan Jenu Kabupaten Tuban Jawa Timur  ini sekarang sudah banyak perubahan ketimbang tahun tahun sebelumnya. 

Tidak seperti engkau yang dulu kumuh, banyak sampah. Bisa dikatakan Rumbut bin semrawot pantai ini.

Sejak masyarakat yang mulai sadar dengan potensi alam yang membaha kemaslahatan umat. Yang juga bisa menambah ekonomi kerakyatan bagi seluruh warga sekitar.

Sekarang pantai ini di kelola sangat apik oleh dinas terkait beserta warga masyarakat.

Sehingga selain tidak semrawot bin Rumbot banyak tempat tempat yang instagramble di pantai ini. Banyak tempat tempat yang bisa digunakan hohohihekwikwik  aktifitas fotografi, banyak tempat beground foto yang ciamik, unik dan artistik di pantai cemara ini.

Yang sangat cocok sekali bagi anak  kawula muda dan kawula tua zaman now untuk dijadikan objek wisata hunting foto selfi dan sejenak melepas beban hidup yang dialami.

Kata Pak Ndul Wajar.

Namanya baru beberapa tahun belakangan pantai ini di benahi dan dikelola. Ya wajar jika masih ada kekurangan. Dan masih ada sampah yang berserakan. Seperti sampah plastik Indomie yang di temukan Di pantai kemudian viral jadi pembicaraan panas warga dunia maya. Tapi ya lumayan ketimbang zaman old dulu sangat semrawot rumbot sekali. Terangnya.

Aktivitas pengunjung dan orang orang baik pedagang maupun masyarakat sekitar. Tidak begitu ramai ramai Rafie. Dan tidak begitu sepi sepi Ahmat.  Mengingat hari itu. Hari jam sibuk sibuknya kerja. Dan Bukan musim liburan. Kalau waktu musim liburan. Biasanya pantai ini salah satu pantai Tuban terramai..

Kalau tidak percaya datang saja pada liburan hari raya atau liburan tahun baru. Baik pengunjung dalam kota atau luar kota mereka mengalap berkah menjadikan tujuan wisata bersama keluarga disini. Sebab letak pantai ini sangat mudah dikunjungi. Pantai berada disebelah Utara jalan raya pantura penghubung antar provinsi.  Dari pusat kota berjarak 7 km. bisa dilalui dengan segala jenis kendaraan. Pokoknya gampang. Bisa lihat Google Map : Pantai Cemara Tuban. 

Bagi saya sendiri biasanya kalau kesini saya sih lebih memilih di jam jam yang sepi pengunjung. karena bisa leluasa memilih tempat yang sahdu, yang ademm dan yang makjleb dan bisa mengkurep.

Bisa kesana kemari. Joget joget - Nyanyi nyanyi.  Jepret ini. Jepret itu. Wes embulah. Wong edan kui bebas. Hek Hek Hek.

Sekedar referensi untuk pembaca yang budiman, kamu bisa datang sore hari atau pagi hari selain cuaca tidak panas bisa melihat matahari terbit dan tenggelam dipantai ini. 

Yah lagi lagi kurang sepi. Jadi hanya beberapa saja yang terdokumentasi. Masih malu dengan orang orang sekitar hiks hiks. Apalagi bersama orang yang tidak hobi memotret. Rasanya kurang gimana gitu. Memori card penuh pula



Di Pantai ini sudah tersedia penjual makanan dan minuman jadi kalau mau kesini tidak usah takut kelaparan dan kehausan. Satu lagi yang tak kalah penting. Disini juga sudah tersedia mushola, kamar ganti, kamar mandi, dan toilet. Atau sekalian mau menginap juga bisa ada penginapan juga disini. 

Misalnya setelah bermain air atau bermain pasir bagi yang suka. Perut mules atau mau Sholat dan lain lain. Tak perlu kuatir mencari tempat kamar ganti. Jangan buang anu sembarangan pokoknya.

Setelah puas berpatroli. Kami berhenti pada salah satu tempat makan.
Salah satu diantaranya,  warung ini. Mana? Itu tuh diatas. Scrol atas lagi yahh. Maaf bosskuh.

Menu di sini cukup banyak mulai dari masakan laut sampai masakkan darat ada semuaah.  Salah satu warung ini menjual Bakso, Ayam goreng, bebek goreng, Lele Penyet dan.. Ahh saya lupa lagi bosskuh.

Lupa lupa ingat. kebanyakan mikir mantan sih Cakkk. Maklum waktu itu saya ngak niat untuk mengabadikan cerita yang tidak begitu penting ini. Jadi untuk menu secara detail saya tidak begitu ngurusin. Yang penting ada banyak tempat tempat makan gratis  saja hekhekhek plissss.

Kemudian kami minta kepada penjualnya untuk tidak makan di tempat atau menikmati sajian kuliner didalam warung. Melainkan kami meminta pada mbak mbak yang masih berstatus pelajar untuk makan di luar warung tersebut.

Di luar warung itu banyak sekali. Gubuk gubuk bambu kecil. Kamu bisa deh pilih salah satu. Untuk di jadikan tempat istirahat dan bersantai bersama orang yang kamu sayangi. Cieee.



Sambil menikmati udara segar dan memandang pepohonan yang adem semlohai, melihat rumput rumput yang bergoyang dan melihat ombak segoro lord dan butiran debu. Menjadikan sensasi baru menikmati sepiring nasi segelas kopi susu yang diantar langsung oleh embak embak itu.

Ok. Sampai disini saja ceritanya lain kali kita sambung lagi, saya mau makan dulu sudah pegal ngetiknya bossku.

Kelihatannya ada yang kepo dengan mbak mbak tadi. Ciiee datang saja kesini Pantai Cemara Sewu Tuban. Atau Pantai  kute (kulone Terminal baru) . Dada semua muaaachh. Andai saja dek jumini mau datang ke Pantai Cemara. Duh bisa sepiring berdua kita. 

3 comments

  1. Bagus pantainya mas, tapi emang rata-rata pantai itu bagus ya... Apalagi sambil makan-makan disana ditempat teduh sama teman-teman pasti mengasyikkan, bikin enggan untuk pulang...

    ReplyDelete
  2. Mantap...nih makanya jauh banget di pantai kute...heee " kulon terminal maksudnya" info wisata yang sangat menarik cak" makasih infonya' sangat bermanfaat"

    ReplyDelete
  3. Aiiish asli keren banget, udah gitu aja, pokoknya keren.
    ;)

    ReplyDelete

Demi kenyamanan bersama berkomentarlah yang relavan. Terimakasih kunjungan Anda