Menu
Blog'e Cakjun

Goro Goro Poso : Strategi Saat Lebaran Tiba



Hari ini Subejo terlihat sangat sibuk sekali. Walaupun puasa ia tidak menghentikan aktivitasnya yang suka membuat barang barang dari kayu bekas yang ia ambil dari kerabatnya.


Bulan ini merupakan, bulan ramadhan tentu Subejo kali ini membuat keperluan saat hari raya tiba.

Dari kejauhan terlihat oleh Suparmen dan Supardi. Ia terlihat membuat seperti perabot rumah tangga begitu perasaan mereka berdua.  penasaran dengan apa yang mau dibuat Subejo. Kemudian Suparmen mendekati Subejo.

Demikian pula Supardi ia juga merasa penasaran ingin melihat lebih dekat apa yang dilakukan Subejo ini.

"Gimana Men, Ayo kita kesana yukk. Saya kok penasaran?

"Saya juga Parr!!".

"Sepertinya Subejo mau membuat meja kalau tidak kursi tuh Men".  Dengan rasa penasaran kemudian kedua pemuda ini melangkahkan kaki menghampiri Subejo.

"Emang sampean ini orang kreatif Joo di tangan sampean tidak ada barang yang terbuang sia sia !!" Suparmen memuji.

"Tapi  mantanmu kok sampean buang begitu saja. Tidak kau jadikan hiasan atau sesuatu gitu? Kan unik jadinya". Sambil cengengesan Supardi menyahut dan sedikit menyindir.

"Walaupun puasa puasa kamu tetap membuat sesuatu yang bermanfaat. Mau membuat apa sih. Kok seperti kaki meja ini. Namun sepertinya kok terlihat ada yang aneh ya Men ?  Guman Suparmen kepada Supardi".

Supardi yang melihat salah satu kaki meja yang belum dirakit. Yang terlihat tidak seperti kaki meja pada umumnya membuat Supardi menanyakan langsung kebenaran yang akan dibuat Subejo ini. Sedangkan Suparmen memegangi dan melihat lihat beberapa rangkaian yang terlihat tidak seperti umumnya.

"iya.. Sebenarnya ini sampean mau membuat apa sih Joo?". Tanya Suparmen,  tegas agar segera dijawab oleh Suprdi.

"Rencana lebaran tahun ini meja tamu akan saya buat agak tinggi. Ketika ada tamu nanti kan ambil jajan harus berdiri tamunya.

Begitu dia berdiri.

Kemudian saya sahut bicara. "Kok cepat amat sih ?".

Tamunya mesti sungkan akhirnya ngak jadi mengambil makanan.

Terpaksa dia langsung pamitan.

Jajan saya kan masih awet ngak jadi diambil oleh tamunya.

Akhirnya tak pangan sendiri. Lhawong yang beli kan saya bukan mereka. Enak saja mau ikut makan".

Parmen dan Supardi mendengar penjelasan dari Subejo : %:) & & =%&_==%#+%%&_+=&)) @++#.

4 comments

  1. kaki mejanya di bikin tingggi biar sitamu ngambil kue nya sambil berdiri, trus kalau anak anak gimana dong

    ReplyDelete
  2. Kreatif juga ya Subejo. Tapi gaboleh ditiru hihi.. Ntar tetangganya ga mau silaturahim lagi.
    Selamat berbuka puasa kang Jun..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha...

      Selamat berbuka puasa juga akang Erwin

      Delete

Demi kenyamanan bersama berkomentarlah yang relavan. Terimakasih kunjungan Anda