Menu
Blog'e Cakjun

Ketika Semua Menjadi peternak, Begini Jadinya


Ketika banyak pelaku usaha lele jelas persaingan perdagangan semakin sengit. Di tambah dengan para pelaku pemain yang sudah patak warak yang bisa menyetir, mengendarai dan menumpak i  harga. Secara masif dan terarah.

Jelas dan wajar.

Ketika kita memikirkan keberlangsungan hidup jangka panjang bukan lagi jangka pendek. Berdasarkan hukum dan neraca perdagangan. Ada kemungkinan harga lele semakin buruk ketika semua sudah terjun bebas di dunia yang sama.

Seperti sebuah kasus Batu akik yang mana. Ketika Batu akik belum marak harganya sangat tinggi bahkan hanya kaum kolongmerat dan kolongwewe yang bisa memakai. Kemudian setelah semua menjadi tukang akek semua. Harga batu akik mengalami penurunan dalam bahasa Belanda anjlok byok. Bahkan sekarang batu akek tidak banyak peminatnya.

Setelah kasus batu akik, di susul lagi dengan fenomena Burung Anu lovebird pun juga mengalami kasus yang sama. Harga lovebird yang dulunya melambung tinggi bahkan sampai jutaan rupiah. Hingga sampai satu lovebird bisa di tukar dengan sebuah mobil.

Di masa kejayaannya bisa di katakan hobinya orang orang berduit dan bermodal.

Sekarang udah pada tahukan?  tiap tiap rumah pun sudah ada yang memiliki karena harga sangat terjangkau sekali. Karena apa? Ya karena semua melakukan hal yang sama. Nah kembali lagi ke si kumis sebutan lain si Lele.

Belum lagi ketika kita beli pakanan harus membeli dari pabrikan harga yang kian hari semakin merangkak kususnya di sektor perbadokkan  lele ini. Belum lagi ketika kita tidak mengerti ilmu perikanan dan peri kemanusiaan yang adil dan beradap. Jelas dan bisa dipastikan. Hasil sangat membohongi usaha. tidak seperti apa yang kita harapkan.

Di kutip, Berdasarkan dari pengamatan seorang Ahlinya ahli intinya inti dan core of the core pak Ndul. Konon beliau juga seorang intelgen PBB antariksa untuk Indonesia.

Untuk mengatasi probematika permasalahan rumah tangga ini. Supaya menjadi keluarga yang sakinah wawaddah warohhmah.

Perlu di ingat dan di ketahui dan dicatat sebelumnya. Saya tidak menyarankan dan jangan goyah keimanan kita dengan penelitian ini. Tetap optimis sebagai pebisnis Lele Tegasnya.

Ya jawabannya KBB.

Yang artinya "Berternak kiong, besusul, bekicot" ujarnya.

Kamu "Tempe"  binatang kiong, besusul ? Hanya orang Tuban yang tahu dan memakan binatang tersebut. Baiklah kita lanjutkan. BEKICOT saja.

Bekicot adalah binatang yang hidupnya sangat kotor dan menjijikan.  Namun di balik itu semua.

Bekicot ini tengah memiliki masa kejayaan di abad 21 ini. Cukup menjanjikan untuk keberlangsungan rumah tangga saat ini. Mengingat belum banyaknya para pelaku yang bermain di sini.

Masalah harga bisa di cek di marketplace. Perkilo harga bisa sampai ratusan ribu. Sementara setelah matang satu bungkus mika 10.000 sampai 200.000. Tergantung bahan dan racikkan. Cukup lumayan bukan. Mengingat latar belakang binatang yang tergolong rondok konok'an ini.

Namun eksistensinya dan selok beloknya hingga kini masih dalam proses penelitian berlanjut. "ungkapnya" .

Apakah nantinya bekicot ini akan mengalami nasib yang sama seperti teman temannya. Seperti Batu Akik dan burung lovebird seperti yang telah diuraikan diatas.

Atau si bekicot ini justru bisa memiliki kejayaan hingga sampai berabad abad dan tahan banting di semua sektor. Baik dari pembudiyaaan dan pemasaran. Ini masih dalam tahap penelitian secara ilmiah dan intensif di laboratorium galaksi Bima sakti New pallapa. "pungkasnya"

Oke, Tetap optimis dalam menjalankan aktivitasnya. Sekarang ini zaman Now bukan zaman old. Dunia ini luas tak selebar katok kolord. Tetap semangat dalam menjalani kehidupan yang sungguh the "konok'an"   ini hek Hek Hek.

4 comments

  1. Berharap sang bekecot ini mampu bertahan hingga ratusan abad. Dan apapun itu kopi latte tetap rasanya .. hehe

    ReplyDelete
  2. Nah itu dia mbak klau kopi latte berubah rasa. bisa bisa rame jagat perkopian ini hekhekhek

    ReplyDelete
  3. Ya begitulah, yang lagiboomin bisa langsung anjlog kayak si gelombang cinta yang sekarang nggak ada ceritanya lagi. Tetap semangat untuk hal-hal baru itu harus, hehehe.

    ReplyDelete

Demi kenyamanan bersama berkomentarlah yang relavan. Terimakasih kunjungan Anda